Drama Menit Akhir Kembali Menghantui, Deltras FC U19 Takluk dari Sriwijaya FC U19

Drama Menit Akhir Kembali Menghantui, Deltras FC U19 Takluk dari Sriwijaya FC U19

6 April 2026

EPA CHAMPIONSHIP U19 2026 DELTRAS FC U19

BEKASI – Deltras FC U19 harus menelan pil pahit dalam lanjutan EPA Championship U19 2026 setelah dipaksa menyerah 1-2 oleh Sriwijaya FC U19 di Lapangan 2 Akademi Sepak bola Garudayaksa, Bekasi, Minggu (5/4). Kekalahan ini terasa menyesakkan karena gol penentu lawan tercipta di penghujung laga, kali ini pengalaman berbeda bila dibandingkan laga sebelumnya.

Pertandingan yang berlangsung di bawah cuaca cerah 28 °C ini sempat memberikan harapan bagi The Lobster Muda. Deltras U19 berhasil memecah kebuntuan lebih dulu melalui gol dari Faizal Rahmad Agung Maulana pada menit ke-60.

Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Sriwijaya FC U19 menyamakan kedudukan melalui Satrio Aji pada menit ke-40 dan tak lama kemudian ditarik keluar. Sriwijaya FC U19 akhirnya berhasil membalikkan keadaan, di mana gol kemenangan mereka tercipta di menit-menit akhir babak kedua, membuat skor berakhir 1-2 untuk keunggulan Laskar Wong Kito Muda lewat M. Rasha Alfanorizkillah.

Menanggapi hasil ini, Head Coach Deltras FC U19, Rendi Irwan, menyoroti masalah konsentrasi di menit-menit krusial. Ia menilai timnya seperti dihukum sama seperti kondisi Persikad U19 yang kalah dengan timnya di masa injury time.

"Yang pertama, memang kita unggul dulu tadi 1-0, terus berbalik. Tapi di menit akhir, kita juga harus dihukum dengan kemasukan gol. Inilah sepak bola," ujar Rendi usai laga.

Rendi juga mengungkapkan bahwa faktor kondisi fisik pemain menjadi tantangan tersendiri dalam menyusun strategi di lapangan.

"Saya apresiasi perjuangan pemain karena tadi ada beberapa pemain yang harus saya rotasi karena sakit. Nanti kita akan evaluasi karena kesalahan-kesalahan yang mendasar yang dibuat oleh pemain," tambahnya.

Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi besar bagi tim pelatih sebelum menghadapi laga berikutnya melawan Adhyaksa FC Banten U19. Rendi menegaskan akan memanfaatkan jeda waktu yang ada untuk memperbaiki kelemahan tim, terutama dalam meminimalkan kesalahan mendasar di lini pertahanan.