BEKASI – PSMS Medan U19 harus menelan pil pahit pada pekan keempat Grup C Elite Pro Academy (EPA) Championship U19. Bertanding di Lapangan 2 Akademi Sepak bola Garudayaksa, Bekasi, Minggu (12/4), tim berjuluk Ayam Kinantan Muda ini menyerah dengan skor tipis 1-2 dari Persekat Tegal U19.
Persekat U19 langsung menggebrak sejak awal laga. Dynasti Rama Yudhistira berhasil membobol gawang PSMS U19 pada menit ke-9, disusul eksekusi penalti Mukhammad Fayi Athallah pada menit ke-41 yang menggandakan keunggulan tim Laskar Ki Gede Sebayu.
PSMS U19 sempat memperkecil ketertinggalan tepat sebelum turun minum melalui titik putih yang dieksekusi dengan tenang oleh M. Alif Gunawan pada menit ke-45. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah.
Usai laga, pelatih kepala PSMS Medan U19, Kas Hartadi, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya atas hasil tersebut. Menurutnya, anak asuhnya sebenarnya memiliki momentum untuk bangkit, namun dewi fortuna belum berpihak.
"Waduh.. kurang beruntung lagi ya. Kita ada peluang tadi di babak pertama," ujar Kas Hartadi saat ditemui usai pertandingan.
Memasuki babak kedua, Kas Hartadi melakukan sejumlah penyesuaian untuk mengejar ketertinggalan. Namun, rapatnya barisan pertahanan Persekat U19 membuat upaya PSMS U19 menemui jalan buntu. Ia mengakui bahwa intensitas permainan timnya menurun di paruh kedua.
"Tapi ya pas habis yang dibilang babak dua habis memang susah ya, babak kedua habis," lanjutnya.
Ketika ditanya mengenai kegagalan timnya mencetak gol penyeimbang di sisa waktu yang ada, pelatih berpengalaman ini menegaskan bahwa seluruh tenaga telah dikerahkan oleh para pemain di lapangan.
"Nggak bisa, nggak bisa nambah (gol). Jadi memang sudah, sudah maksimalkan yang ada di babak dua," pungkas Kas Hartadi.