Apresiasi untuk 20 Klub Peserta EPA Championship U19 2026

Apresiasi untuk 20 Klub Peserta EPA Championship U19 2026

1 April 2026

EPA CHAMPIONSHIP U19 2026

BEKASI – I.League memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh klub kontestan Championship yang telah menunjukkan komitmen penuh dalam ajang Elite Pro Academy (EPA) Championship U19 musim 2026. Kehadiran kompetisi kelompok umur ini menjadi tonggak sejarah baru dalam struktur pembinaan pemain muda di kasta kedua.

Meskipun ini merupakan musim perdana, I.League mencatat respon luar biasa dengan partisipasi penuh dari seluruh anggota klub. Sebanyak 20 tim akademi dari peserta Championship musim 2025/26 bakal bersaing di kompleks Garudayaksa Football Academy, Bekasi.

Sebagai pembuka adalah laga di Grup A dengan kickoff 09.00 WIB, bertanding Persiraja Banda Aceh U19 melawan Sumsel United U19 di Lapangan 1 Akademi Sepak bola Garudayaksa. Di saat yang bersamaan tepatnya di Lapangan 2 menggelar laga antara Persiba Balikpapan U19 melawan PSS Sleman U19.

Sore harinya, dengan kickoff pukul 15.30 WIB, bertanding kontestan di Grup B yakni PS Barito Putera U19 melawan Persela Lamongan U19 di Lapangan 2 dan FC Bekasi City U19 melawan Persipal FC U19 di Lapangan 1.

Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra menyatakan bahwa keberhasilan di mana seluruh tim peserta Championship mengikuti kompetisi ini adalah bentuk sinergi yang kuat demi masa depan sepak bola nasional. Pembentukan EPA U19 di level Championship ini dirancang khusus untuk menjembatani celah antara kategori usia U18 dan U20 yang sudah berjalan di level Super League.

"Kita melihat situasi bahwa ini yang pertama, dan kami sangat mengapresiasi klub-klub di Championship. Sejak awal sebelum kompetisi dimulai, kami sudah sampaikan bahwa tidak hanya tim senior yang bermain, tapi juga harus ada Elite Pro Academy di kategori U19," ujar Asep.

"Apresiasi besar diberikan karena 20 klub Championship telah resmi mengirimkan tim muda mereka untuk berkompetisi, meskipun tantangan kesiapan finansial dan tim teknis masing-masing klub sangat beragam," tambahnya.

Untuk musim perdana ini, I.League memutuskan menggunakan format centralized (terpusat) di kompleks Garudayaksa Football Academy, Bekasi. Sebanyak 20 tim peserta dibagi ke dalam empat grup, masing-masing terdiri dari lima tim. 

Pada fase awal, pertandingan menggunakan format double round robin, di mana setiap tim memainkan delapan pertandingan dengan total 10 pekan pertandingan. Dua tim teratas dari setiap grup akan melaju ke babak delapan besar.

Walaupun saat ini masih dilakukan secara terpusat, I.League menegaskan bahwa ini hanyalah langkah awal. Target ke depan adalah membawa atmosfer profesional yang lebih nyata bagi para talenta muda.

"Ke depannya, tentu kita akan menyesuaikan dengan prinsip teknis yang lebih ideal. Para pemain muda ini butuh feel dan pengalaman bertanding dengan sistem home-away (kandang-tandang)," tambah Asep.

Dengan dimulainya EPA Championship U19 2026 ini diharapkan mata rantai pembinaan pemain muda di Indonesia semakin solid, memastikan stok pemain berbakat tetap terjaga dari berbagai level kompetisi.