BEKASI – Persiba Balikpapan U19 harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 2-2 melawan Sumsel United U19 pada pekan keempat Grup A Elite Pro Academy (EPA) Championship U19. Laga yang berlangsung di Lapangan 1 Akademi Sepak bola Garudayaksa, Bekasi, Sabtu (11/4) ini menjadi ujian berat bagi skuat Beruang Madu Muda yang tampil tidak dengan kekuatan penuh.
Persiba U19 sempat tertinggal lebih dulu oleh gol cepat pemain Sumsel United U19, Rifki Sinung Prasetyo di menit ke-10. Namun, Julian Putra Hasyim berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-22. Di babak kedua, Persiba U19 kembali tertinggal lewat gol Pasha Andrio (49'), sebelum akhirnya Muhammad Nassim Fauzi Ramadhan menyelamatkan Persiba U19 dari kekalahan lewat golnya di menit ke-83.
Usai pertandingan, Pelatih Persiba Balikpapan U19, Aidin Elmi, mengungkapkan bahwa timnya menghadapi kendala besar sebelum laga dimulai. Ia membeberkan bahwa kondisi fisik para pemainnya sedang menurun drastis akibat serangan penyakit.
"Terus terang ya, lima pemain kami ini sakit demam," ungkap Aidin Helmi. "Kami bawa 17 pemain, satu kartu merah, jadi cuma siap (seadanya). Saya sebenarnya sempat underestimate dengan kondisi ini."
Meski bermain dengan skuat yang sangat terbatas dan kondisi pemain yang dipaksakan tampil, Aidin Elmi mengaku tetap mensyukuri hasil satu poin ini. Ia memuji daya juang anak asuhnya yang menolak untuk menyerah di tengah situasi sulit.
"Alhamdulillah bisa dapat poin dengan kondisi pemain yang saya mau enggak mau memaksakan mereka untuk main. Mereka masih berjuang untuk enggak mau kalah, itu yang penting," pungkasnya.
Dengan hasil ini, Persiba U19 berhasil mengamankan poin krusial meski harus segera melakukan pemulihan intensif bagi para pemain yang sedang jatuh sakit.