BANDUNG - Penyerang Persib Bandung Sergio Castel belum mencetak gol sejak didatangkan pada periode tengah musim. Penyerang asal Spanyol ini kerap dimasukkan pelatih Bojan Hodak di babak kedua, namun dirinya tak kunjung menjawab kepercayaan dalam empat laga BRI Super League 2025/26.
Persib menyisakan tujuh laga di kompetisi, Bojan Hodak masih punya kesabaran menantikan gol pertama Sergio Castel. Baginya tak ada yang instans, butuh proses, terlebih pemain-pemain ini memerlukan adaptasi dengan kultur dan gaya bermain klub. Ini mirip seperti yang dialami Ramon Tanque dan Andrew Jung, hingga akhirnya pecah telur dan terus cetak gol.
“Ada pemain yang butuh waktu enam bulan, ada yang butuh satu bulan, ada yang butuh tiga tahun untuk beradaptasi. Ini kendalanya, lihat cara mereka bagaimana beradaptasi, pada putaran pertama (Uilliam) Barros yang banyak mencetak gol, lalu (Andrew) Jung mulai mencetak gol, lalu sekarang Ramon (Tanque),” kata Hodak.
Hodak punya prinsip bekerja secara tim, apapun kondisinya seorang pemain dalam situasi terpuruk sekalipun perlu ketulusan saling mendukung. Mereka perlu back up satu sama lain, dan percaya. Hingga siapapun yang mencetak gol adalah buah dari kerja sama, terpenting meraih kemenangan dan berada di puncak klasemen.
“Siapapun yang bisa mencetak gol, itu tidak penting, terpenting kami menang, dan kami ada di nomor satu. Dulu saat saya pertama tiba, kami ada di urutan ke-16, apa yang harus dikeluhkan?” tanya Hodak.
Pelatih asal Kroasia ini selalu melihat contoh kepada sosok legenda sepak bola Kroasia Luka Modric ketika pindah ke Real Madrid. “Saya pikir setiap pemain butuh beradaptasi. Lihat Modric, ketika enam bulan dia datang ke Madrid, dia dicap pembelian terburuk, akhirnya dia dinobatkan sebagai pembelian yang terbaik,” jelasnya.