BEKASI – Garudayaksa FC U19 akhirnya sukses mengamankan tiga poin perdana mereka di Grup D Elite Pro Academy (EPA) Championship U19. Menghadapi Deltras FC U19 di Lapangan 1 Akademi Sepak bola Garudayaksa, Bekasi, Minggu (12/4), tim tuan rumah menang meyakinkan dengan skor 2-0.
Pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi sejak awal. Deltras U19 harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-61 setelah Muhammad Ikram Butar Butar diusir wasit. Keunggulan jumlah pemain ini dimanfaatkan dengan baik oleh Garudayaksa FC U19.
Adhip Rizki Nugraha memecah kebuntuan pada menit ke-70, disusul gol dari Alfons Rizal Saman pada menit ke-86 yang memperlebar jarak menjadi 2-0.
Namun, drama belum berakhir. Menjelang peluit panjang, Garudayaksa FC U19 justru harus kehilangan dua pemain sekaligus. Hossam Ahmed Mido diganjar kartu merah pada menit ke-88, diikuti Mochamad Ulum yang harus keluar lapangan di masa injury time (90+4'). Meski mengakhiri laga dengan 9 pemain, Garudayaksa FC U19 sukses menjaga keunggulan hingga akhir.
Pelatih Garudayaksa FC U19, Azhari Alamsyah Marpaung, menyatakan rasa syukur yang mendalam atas kemenangan ini setelah melewati beban berat di dua pertandingan sebelumnya.
"Puji syukur kepada Allah SWT, kita Garudayaksa U19 akhirnya dapat tiga poin pertama. Sebelumnya kita terbebani di dua pertandingan. Meskipun sempat dapat poin, tapi fokus utama kita memang ke tiga poin ini," ujar Azhari usai laga.
Azhari secara khusus menyoroti kemampuan anak asuhnya dalam menghadapi situasi sulit di lapangan, terutama saat kehilangan rekan setim akibat kartu merah. Ia menegaskan bahwa sepak bola usia muda adalah tempat untuk membentuk karakter.
"Ini edukasi mental. Anak-anak harus bisa menghadapi situasi apa pun. Jangan menyerang pribadi yang akhirnya merugikan tim, tapi harus tetap berpikir positif. Meski tadi kita bermain dengan 10 pemain (dan akhirnya 9), mereka sudah bisa keluar dari tekanan," tambahnya.
Meski meraih kemenangan, Azhari tidak ingin menutup mata terhadap disiplin pemainnya. Mengingat banyaknya kartu merah yang keluar, ia memastikan akan ada evaluasi serius sebelum laga berikutnya.
"Evaluasi untuk laga besok pastinya secara mental dan attitude. Itu yang utama, mental dan perilaku pemain di lapangan," tegas sang pelatih.
Kemenangan ini diharapkan menjadi titik balik bagi Garudayaksa FC U19 untuk terus bersaing di papan atas klasemen Grup D EPA Championship U19 musim ini.